Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu.( Yohanes 15 : 16 )

Tuesday, April 09, 2013

JET LI

Ketika Richard Nixon menjabat sebagai presiden Amerika ke 37, hubungan antar dua
negara raksasa, China dan Amerika, yang tadinya dingin membeku, mulai mencair.

Hubungan itu semakin membaik setelah diadakan pertukaran budaya antar kedua
negara. 

Salah satu budaya yang paling dibanggakan China adalah
Kung Fu  Seni Bela Diri, diperkenalkan ke Gedung Putih.

Seorang pemuda tampan JET LI yang sangat berbakat dalam Kung Fu,
ia adalah pemenang beberapa kali Kejuaraan Bela Diri pada skala Nasional di
China,
diutus ke Amerika untuk memperkenalkan kehebatan Kung Fu di hadapan Nixon.

Bukan saja Presiden Nixon dan menterinya terpukau dengan kelincahan dan
kegesitan jurus-jurus Kung Fu yang ia peragakan, 
tetapi masyarakat Amerika yang menonton dari televisi turut berdecak kagum.

Melihat antusias penduduk Amerika pada Kung Fu,  juga Amerika merupakan gudang
pengorbit bintang film kaliber dunia.

Pemuda ini lalu memberanikan diri untuk terjun ke dunia film yang masih awam
bagi dirinya.

Ia ingin menjadi bintang papan atas.

Ternyata dugaannya meleset,
film laga pertamanya "Dragon Fight", hasilnya jeblok.

Banyak yang menganggap jalan ceritanya sangat sederhana,
dan peran pemuda ini sangat kaku.

Namun ia tidak mau menyerah,
ia membujuk sutradara kaliber internasional Tsui Hark,
untuk berpatungan dengannya memodali film keduanya
The Master

Hasilnya?

Semakin jeblok juga.

Hampir semua bioskop menolak memutar filmnya,
karena dianggap tidak bermutu.

Dengan tangan kosong dan kocek kosong, ia terpaksa kembali ke China, tetapi
semangat untuk menjadi bintang besar terus membara dalam dirinya.
Ia optimis sekali pasti akan berhasil dalam karier film.

Dan ia siap memulai dari bawah karier filmnya.

Sebuah perusahaan film kecil tertarik dengan bujukannya untuk memproduksi sebuah
film laga, berjudul SHAOLIN TEMPLE.

Ternyata film ini meraih sukses besar,  tentu saja melambungkan nama pemuda
itu.

Itu awalnya nama pemuda itu,
JET LI , terkenal dimana-mana.  

Semenjak itu, setiap film yang dibintanginya selalu menjadi BOX-office
dimana-mana.

Dan Jet Li menjadi rebutan banyak perusahaan film di China maupun Amerika.

Hollywood tidak tinggal diam,
mereka lalu buru-buru mengontrak Jet Li memasang honor sangat tinggi, dan
berhasil memboyongnya ke Amerika.

Kuatir masyarakat Amerika belum bisa menerima kedatangan Jet Li,
ia dipasangkan sebagai aktor pendamping dengan bintang kawakan Mel Gibson dalam
Lethal Weapon 4.  

Film itu sukses besar, selanjutnya ia mulai menjadi pemeran utama dalam berbagai
film.
Film lawasnya juga turut terangkat kembali.

Kesuksesan Jet Li, telah mendorong banyak remaja, serta anak anak di China
menuju ke Kuil Shaolin,
untuk belajar Kung Fu,
mereka ingin sekali akan bisa sesukses Jet Li.

Kini Jet Li telah berperan dalam hampir 70 judul film,
dengan mengantongi kekayaan ratusan juta USD.

Ketenaran Jet Li sebagai aktor laga tak diragukan lagi.

Itu semua merupakan buah kerja keras dan semangat pantang menyerah dalam
hidupnya.

Sungguh, sebuah sikap yang patut diacungi jempol dan diteladani.

Luar biasa!!!

SETIAP KEGAGALAN yang Anda BUAT adalah ANAK TANGGA Anda menuju PUNCAK , yaitu 
SUKSES.

Setiap kegagalan yang Anda TEMUKAN,
memberikan ARAH yang jelas
menuju SUKSES.

Pemburu SIMO HAYHA

Pada tahun 1939, meletus peperangan antara Uni Soviet dan Finlandia. Ini adalah
perperangan yang tidak seimbang, angkatan persenjataan Russia yang sangat besar,
tentara serta ditunjang persenjataan yang lengkap,  dalam sekejab telah
berhasil menduduki Finlandia.

Seorang petani Finlandia yang mempunyai hobbi berburu,
Simo Hayha, tidak bisa menerima dengan penjajahan Russia.

Ia bertekad untuk mengusir Russia keluar dari negaranya,
SEORANG DIRI.

Terdengarnya lucu, mana mungkin, Hayha, yang hanya satu tahun ikut latihan
militer, mampu melawan tentara Russia yang sedemikian banyaknya.

Dengan hanya berbekal sepucuk senapan, beberapa kaleng makanan, dengan pakaian
kamuflase putih, Hayha memulai perang gerilya melawan Russia.

Mula-mula ia menembaki kubu musuh, bertujuan untuk memancing tentara musuh
keluar untuk mengejarnya.

Taktik itu selalu berhasil, tentara langsung mengejarnya masuk ke pinggiran
hutan, terkadang ke daerah pegunungan, disana ia menembaki habis satu persatu
musuhnya.

Pada awalnya Rusia menganggap remeh, dan hanya mengirim tim-tim kecil memburu
Hayha,
tetapi setiap kali tim yang dikirim tidak pernah kembali lagi ke markas.

Maka Russia mengirim tim yang lebih besar, hasilnya tetap sama saja, mereka
semua tidak pernah lagi kembali.
Ini tentu membuat Russia sangat berang.

Ratusan tentara pilihan serta lusinan penembak jitu dikirim untuk memburu Hayha.

Tetapi hasilnya tetap sama.
Mereka itu tidak pernah pulang kembali lagi ke markasnya.

Mengapa?

Ternyata Hayha telah sangat paham akan medan perangnya, ditambah dengan
kemahirannya menembak serta terbantu oleh suhu yang sangat dingin, minus 40,
 dengan pakaian dan topeng serba putih, Hayha sering menguburkan dirinya dalam
salju tebal, ini sering menjadi jebakan bagus dan sasaran empuk untuk menghabisi
semua musuhnya.

Nama Simo Hayha jadi momok bagi Russia,

mereka menyebutnya sebagai

The White Death 

atau lebih tepat diartikan sebagai

Si Hantu Putih

Kwatir akan semakin banyak tentaranya yang tewas, Russia lalu menggantikan
taktik perangnya.

Mereka lalu melakukan

"Carpet Bombing",

pemboman berhulu ledak tinggi yang menjangkau inci, agar targetnya tidak mungkin
terhindar.

Namun si misterius Hayha berhasil selamat dari pemboman itu.

Hanya dalam masa 100 hari saja, Hayha telah berhasil menembak mati 705 tentara
Russia.

Luar biasa.

Persis seminggu sebelum usai perang ,
13 Maret 1940, seorang penembak jitu Russia secara membabi buta, menembak ke
segala arah dengan peluru peledak, berhasil melumpuhkan Hayha.

Pecahan peluruh itu menghancurkan setengah wajahnya.

Mereka membawanya ke markas Russia, dan semua menganggap ia telah meninggal,
tetapi persis seminggu dimana perang berakhir, ia siuman kembali dan beberapa
bulan kemudian ia sehat kembali.

Simo Hayha dengan cacat setengah wajah meneruskan hidupnya sebagai pemburu, kali
ini ia bukan berburu tentara Russia, tetapi srigala.

Simo Hayha dianugerah dengan
The Medal Of Honor, suatu medali yang diberikan pada mereka yang berjasa berani
membela negara.

Kisah ini telah menginspirasikan produser Hollywood membuat film maha sukses
RAMBO dan menghantar Sylvester Stallone mencapai puncak kariernya.


Suatu KEKUATAN yang sesungguhnya

tidak perlu MEMUKUL dengan KERAS,
tetapi JITU TEPAT SASARAN.

TORERO Dan MATADOR

Tidak tahu jelas mengapa Banteng akan terbangkit amarahnya bila melihat warna
merah dikibas-kibaskan di hadapannya,
kelemahan banteng ini kemudian dijadikan suatu hiburan bagi bangsa Spanyol.

Atraksi yang sangat terkenal dan disukai seluruh warganya dinamakan MATADOR.

Matador adalah suatu atraksi dimana seorang "Torero" sebutan bagi pria yang ahli
dalam bertarung dengan banteng, mengambil sehelai kain warna merah yang sengaja
dikibas-kibaskan ke hadapan banteng liar, kain itu sengaja pula diletakan persis
di depan dirinya.

Banteng yang terpancing amarahnya akan mengejar dan menyeluduk ke torero
itu, dengan gesit dan ahli, ia akan mengelak sekaligus menancap tombak ke tubuh
banteng itu.

Atraksi itu akan semakin seru, ketika banteng yang luka itu menjadi semakin
ganas, sehingga ia akan mencoba keras ‘menghabisi si torero

Atraksi itu baru berakhir setelah ada jatuh korban, baik itu banteng luka parah
atau mati, yang telah tertancap tombak berkali-kali atau terkadang torero
akan luka parah atau mati diseluduk banteng.

Yang lebih edan lagi, kini atraksi Matador ini, bukan juga bertarung dengan
torero, yang hanya dilakukan di arena yang aman terlindungi tembok, tetapi
puluhan banteng banteng liar sengaja dilepaskan di jalan-jalan yang memang sudah
dipenuhi orang yang menunggu.

Banteng banteng yang berlari cepat akan menanduk atau menginjak siapa saja yang
tidak sempat mengelak.

Dalam atraksi jalanan ini, selalu saja pasti akan ada orang yang luka parah,
namun rakyat Spanyol menyukainya.

Secara harafiah Matador juga berarti "Pembunuh",  ini tentu karena
atraksi ini penuh dengan darah.

Tapi tahukan Anda ada sejenis TANAMAN RAMBAT juga dinamakan Matador

Tidak tahu jelas mengapa tanaman ini bisa menyandang nama yang sedemikian seram.

Ini tentu bukan karena warna bunganya kecil kecil itu berwarna merah darah,
tetapi karena tanaman ini mempunyai sifat membunuh

Awalnya tanaman matador akan tumbuh kecil di kaki pohon, ketika ukurannya
kecil akan dianggap remeh dan lemah, lalu banyak yang mengabaikannya.

Tidak seperti tanaman parasit lainnya, yang hanya tumpang hidup, dan tidak
mematikan,
tetapi Matador ini ketika bertumbuh besar, ia akan menghisap dan
menghancurkan pohon besar dimana ia tumpang hidup, akhirnya pohon itu akan mati.

Tanaman yang tidak tahu diri ini sering juga disebut sebagai "Tanaman Serakah".

Dalam diri manusia terkadang juga tumbuh seperti tanaman matador ini, yaitu
SERAKAH. 
Ketika masih kecil, serakah itu tidak berbahaya.

Namun bila secara perlahan,
serakah itu bertambah besar,
itu akan secara perlahan menghancurkan diri kita,
kemudian membinasakan kita.

Keserakahan selalu diartikan sebagai salah satu "RACUN" dalam tubuh,

yaitu : adanya Keinginan yang Berlebihan untuk memiliki sesuatu yang bukan
milik kita,

seperti serakah pada

uang,

bisnis,

karier,

wanita ,

pada diri orang lain,

dan lain-lain.

Waspadailah bila ada
"tanaman matador" serakah yang sedang tumbuh dalam diri kita,

ENYAHKANLAH racun ini sebelum ia MENGENYAHKAN kita.

Menjinakan SINGA

Ada seorang budak bernama Androcles yang majikannya sangat kejam.  Kendati
pekerjaannya baik, setiap hari ia tetap dipukul.  Karena itu ia mencari
kesempatan untuk melarikan diri dan suati hari ia sungguh melakukannya.
 
Dalam pelariannya, ia melewati hutan lebat dan berjumpa dengan singa ganas. 
Ketika mendengar auman singa, awalnya ia ingin lari, tapi kemudian ia merasa
sepertinya singa itu sedang merintih kesakitan. 

Ternyata ada duri tertancap di salah satu cakar singa itu.  Androcles mengangkat
cakar itu dengan lembut untuk mengeluarkan duri.  Atas pertolongannya, singa
mencium tangan Androcles sebagai tanda terima kasih.
 
Kemudian ia tinggal bersama singa beberapa hari sampai kondisinya membaik. 
Sayang, saat melanjutkan perjalanannya, ia tertangkap oleh orang-orang suruhan
majikannya.  Sebagai hukuman, ia dimasukkan dalam penjara. 

Hari berikutnya, di hadapan raja dan para pegawai istana, ia dimasukkan dalam
stadium di mana seekor singa telah menanti.  Ia menutup mata karena takut saat
singa itu mendekatinya. 

Tapi ia terkejut ketika singa itu hanya menjilat tangannya. 

Ternyata, itu adalah singa yang ia selamatkan yang juga ditangkap saat ia
ditangkap.  Raja menjadi takjub karena mengira ia begitu hebat sampai singa liar
pun jinak di depannya.
 
Dalam hidup sehari-hari, kita ditantang untuk senantiasa memberikan pelayanan
yang terbaik bagi sesama, sekalipun terkadang balasan yang kita terima tidak
baik. 

Namun apapun imbalannya, cerita ini menegaskan kita untuk selalu berbuat baik.

 Tuhan, beri saya hikmat untuk dapat selalu berbuat baik kepada sesama.

Mendewasakan IMAN

Seorang tukang kebun mencoba mengadakan penelitian sederhana.

Ia menanam 2 tanaman yg sama pada lahan yg sama,
yg membedakan hanyalah bagaimana cara dia merawat tanaman tsb.

Tanaman yg pertama di sirami secara rutin tiap pagi sore,
sedang tanaman yg kedua di sirami 2 hari sekali.

Ketika tanaman itu bertumbuh cukup besar,
tiba waktunya untuk menguji kekuatan akar tsb.

Perbedaannya cukup mencolok,
Di butuhkan waktu kurang dari 2 menit untuk mencabut akar dari tanaman yg
pertama,
sedang untuk tanaman yg kedua,
dibutuhkan waktu lebih lama yaitu 4 menit untuk bisa mencabutnya.

Mengapa hal itu bisa terjadi?

Tanaman yg pertama cukup di manjakan dgn air yg ia dapat dgn mudah,
sehingga akarnya tidak berusaha mencari ke tanah yg lebih dalam.

Tanaman yg kedua karna mendapat suplai air yg lebih sedikit,
maka mau tidak mau akarnya mencari ke sumber air,
sehingga di dapatinya akarnya jauh lebih kuat karna masuk lebih dalam ke tanah.

Pesan Moral,

Cara TUHAN mendidik tak jauh beda dgn illustrasi tsb.

Bayangkan saja jika TUHAN memanjakan anda dgn mengabulkan smua doa yg anda minta
ato tidak pernah mengijinkan penderitaan & masalah hidup,

Tentu ini akan membuat anda jadi orang yg manja;
Tak hanya itu, anda akan menjadi orang yg cengeng.

Akibatnya akar iman anda tidak kuat & ketika permasalahan terjadi,
dgn mudahnya kehidupan anda tumbang!

TUHAN sangat mengasihi anda,
itu sebabnya DIA slalu mendewasakan & melatih akar iman anda.

Mengijinkan penderitaan, masalah, tekanan hidup ato keadaan yg tidak
menyenangkan,
dgn harapan bahwa akar iman anda terus mencari “SUMBER” yg sejati.

TANPA MASALAH,
KITA HANYA AKAN MENJADI ORANG YG MANJA & MEMILIKI AKAR IMAN YG RAPUH !!

Bagaimana dgn Anda?

Apakah Anda memilih untuk menjadi orang yg manja dgn akar yg rapuh,
ato menjadi orang yg didewasakan oleh TUHAN?

SELF HELP

Ketika Amerika Serikat terlibat dalam Perang Dunia Kedua, Negara mewajibkan
semua pemuda untuk turut berperang mempertahankan kepentingan USA.

OG Mandino, seorang pemuda yang mempunyai hobby terbang,
dikirim ke Eropa membantu sekutu Amerika,
sebagai pilot pesawat pembom.

Setelah perang usai, OG kembali dari medan perang,
ia ingin mendapatkan suatu pekerjaan yang baik.

Namun upaya OG mendapat pekerjaan tidak pernah terwujud, karena para pengusaha
tidak menghendaki mempekerjaan tentara dari medan pertempuran dalam perusahaan
mereka.  

Mereka beranggapan ia akan sulit diatur, keras dan temperamen tinggi.

Ini kemudian memaksa OG menjadi Sales asuransi,  
yang mendapat komisi dari hasil besaran polisnya.

Walaupun OG sudah berupaya keras untuk menjalankan tugasnya,
tetapi hasil yang didapat sungguhlah tidak memadai.

Di era tahun 50-an, asuransi adalah suatu produk baru,
dan warga Amerika belum banyak mengerti akan manfaatnya,
sehingga jarang yang mau membelinya.

Kegagalannya sebagai sales,
mulai membuatnya frustasi,
ia sangat pesimis dengan masa depannya.

Untuk menghilangkan kecewanya, juga sebagai pelarian diri,
ia mulai sering Bar.

Lambat laun iapun
menjadi seorang alkoholik.

Istrinya sangat kwatir akan kondisinya, mendorong  OG untuk bangkit kembali
mencari pekerjaan lain.
Namun OG tidak sadar sadar,
malah karena terlalu sering minum, ia mulai sakit-sakitan.

Akhirnya istrinya meninggalkan rumah dengan membawa anak satu satunya.

Ini tentu menjadi pukulan berat bagi OG, dalam kondisi depresi berat,
OG bertekad ingin bunuh diri.

Ia mondar mandir di sebuah toko senjata, bermaksud membeli sebuah pistol untuk
melepaskan dirinya dari semua masalah,
ia merasa mungkin ini adalah kutukan Tuhan bagi dirinya,
yang telah membunuh banyak orang saat di medan perang.

Niat bunuh diri gagal,
karena ia tidak mempunyai uang yang cukup untuk membeli pistol.

Dalam keputus-asaan,
OG berjalan tanpa tujuan.


Kakinya kemudian membawanya sampai ke sebuah gedung perpustakaan.

Tanpa maksud membaca ia masuk untuk melihat-lihat.

Sebuah buku self-help berjudul :

SUCCESS THROUGH A POSITIVE MENTAL ATITITUDE,

menarik perhatiannya.

Ia merasa seluruh buku itu seolah-olah ditujukan kepada dirinya.

Buku itu kemudian dibaca
berulang-ulang.......

dan ini adalah awal mulanya semangat hidupnya timbul kembali.

Keesok harinya, dan seterusnya,  
OG mulai tergila untuk membaca buku self-help sejenis.

Kini ia bukan menjadi candu
minum lagi, tetapi candu baca.

Beberapa tahun kemudian ia menulis sebuah buku dengan judul :

THE GREATEST SALESMAN
OF THE WORLD,

terjual bak pisang goreng,

terjual lebih dari 50 juta kopi di seluruh dunia.

Kini OG MANDINO menjadi
motivator terkenal di Amerika Serikat, bahkan dunia.

Orang MENCIPTAKAN kesuksesan mereka sendiri dengan CARA MEMPELAJARI semua apa
yang perlu mereka pelajari dan kemudian menerapkan dengan TEKUN sedemikian rupa
sehingga mereka benar-benar menjadi MAHIR / AHLI dalam hal tersebut.

Mengalah

Ajang olah raga internasional, biasanya adalah ajang kompetisi
bagi ribuan atlet yang sehat fisik dan mental, dalam berbagai bidang olah raga.

Namun ada satu olimpade yang khusus diadakan bagi orang cacat fisik dan mental.

Ini diadakan di Seattle, Amerika Serikat, beberapa tahun yang lalu.

Pertandingan ini lebih bertujuan untuk memberikan rasa kepercayaan diri,
mempertinggi kemandirian, serta meningkatkan semangat hidup mereka, daripada
mencari atlet cacat terbaik, atau suatu rekor baru.

Di Olimpiade khusus ini,
ada satu kejadian menarik yang terjadi di pertandingan Lari 100 Meter.

Pertandingan itu diikut oleh 8 atlet cacat fisik dan seorang gadis cacat mental.

Ketika pertandingan itu dimulai dengan tanda letusan pistol, kesembilan pelari
tanpa ada alat bantu, seperti tongkat, dengan sekuat tenaga berlari, walaupun
melewati lintasan masing masing,  namun semua berlari dengan wajah gembira
menuju garis finish dan berusaha untuk memenangkan pertandingan.

Baru berlangsung beberapa saat, seorang anak laki-laki tersandung dan jatuh
berguling beberapa kali, ia lalu menangis kesakitan.

Beberapa kali ia mencoba untuk berdiri kembali,
tetapi gagal,
karena lutut pada kaki satu satunya, luka berdarah.

Delapan pelari yang mendengar tangisan anak itu, menoleh ke belakang sambil
memperlambat larinya,
kemudian tanpa ada mengomandoi, mereka serentak berbalik ke anak masih terduduk
di tanah itu.

Tanpa terkecuali, gadis cacat mental itupun ikut menghampirinya,
sambil mencium pipi anak itu dan berkata

“Semoga ini membuatmu lebih baik”.

Mereka kemudian membantunya berdiri sambil bergandeng tangan bersama-sama jalan
menuju ke garis finish dan menyelesaikan pertandingan itu.

Tiada  pemenang pada orang tertentu,
tetapi mereka menang bersama.

Para penonton yang sedang menyaksikan pertandingan itu, dengan serentak berdiri,
bertepuk tangan beberapa saat, mereka sangat salut pada semangat para pelari
cacat itu.

Walaupun mereka cacat dapat menunjukkan sikap terpuji.

HIDUP ini tidak ada yang
LEBIH BERNILAI daripada suatu KEMENANGAN bagi Kita Semua,
untuk Kita Bersama.

Terkadang kita mesti MENGALAH
untuk Kepentingan yang Lebih Besar, demi kita semua.

Monday, April 08, 2013

Belajar Dari TOYOTA

Persaingan dagang selalu terjadi di segala bidang, baik yang berskala kecil
hingga yang berskala besar.

Di era 1980-an,
pasar mobil GENERAL MOTOR / GM ,
secara perlahan mulai terdesak dengan kehadiran mobil produksi TOYOTA di
Amerika.

Untuk mencegah serangan pihak Toyota yang semakin gencar, pihak petinggi GM
merasa penting untuk mengambil sejumlah langkah besar perbaikan.

Salah satu pabrik yang menjadi perhatian utama,
adalah pabrik GM yang ada di Fermont, California.

Pabrik Fermont ini memproduksi mobil-mobil yang bermerek Chevrolet.
Pihak petinggi GM ingin meningkatkan produktivitas pabrik tersebut,
mereka memutuskan akan menggantikan sejumlah besar tenaga karyawan dengan tenaga
mesin.

Langkah ini dirasa sangat tepat, karena tingkat kedisiplinan karyawan sangat
rendah,
serta cacat produksi mencapai angka 40%.

Suatu angkat cacat yang sangat tinggi.
Rencana perubahan ini tentu sangat merisaukan karyawan yang telah lama bekerja.

Mereka meminta diskusi dengan petinggi GM untuk mendengar saran-saran perbaikan
mereka.
Namun petinggi GM enggan menerima usulan mereka.

Kerisauan karyawan kemudian memicuh perseteruan tajam antar karyawan dengan
perusahaan.

Ini mengakibatkan produktivitas perusahaan menjadi terganggu dan menurun tajam.

Akhirnya GM terpaksa menutup pabrik tersebut, dan lebih 5000 karyawan kehilangan
pekerjaan.

Sementara itu, petinggi TOYOTA sedang berencana membangun pabriknya di Amerika,
dan begitu mendengar berita penutupan pabrik GM ini,
Pihak Toyota merasa  ini adalah momentun yang paling baik untuk memilih Fermont
sebagai pabriknya.

Mereka merasa Fermont sudah terdapat sedemikian Banyak Tenaga Trampil dalam
produksi mobil.

Langkah Toyota semakin mulus, setelah berhasil membeli pabrik lama GM itu.

Dan segera mulailah berdiri Pabrik Toyota Fermont.

Mereka lalu merekrut kembali setengah dari karyawan bekas GM itu.

Dalam waktu sangat cepat pabrik TOYOTA ini telah dapat berproduksi lancar dan
tingkat cacat produk hanya berkisar 3% saja.


Petinggi GM merasa aneh dengan kemajuan pesat dari pabrik ini, mereka mengira
pasti pihak Toyota memakai mesin yang lebih canggih.

Beberapa orang dikirim untuk mencari informasi tentang pabrik tersebut,
melaporkan informasi yang membuat mereka tercenggang,
karena pabrik tersebut malah memakai mesin yang lebih tua dari kepunyaan GM
dulu. 

Satu satu hal yang berbeda,
adalah Semangat dan Disiplin Pekerjanya Sangat Tinggi,
dan mereka semua patuh dengan himbauan perusahaan,
untuk tidak merokok dan
mendengar radio selama bekerja.

Bila pihak GM mau memberi kesempatan kepada pihak karyawan untuk berbicara dan
mendengar masukan mereka,
tentu pihak GM tidak perlu menutup pabriknya dan kehilangan pasar kepada
kompetitornya TOYOTA.

Tuhan memberi kita SATU LIDAH, DUA TELINGA,

agar supaya kita dua kali lebih banyak MENDENGAR  daripada BERBICARA.