Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu.( Yohanes 15 : 16 )

Friday, March 18, 2011

Tuna Netra Membeli Gunting


Asimof sejak kecil sangat pintar, diusia mudanya beberapa kali mengambil bagian dalam “Diskusi uji coba Inteligensi”, dapat nilai lebih kurang 160, yang tergolong kategori “Bakat Alam Cukup Tinggi”. Pada suatu waktu, ia berjumpa dengan seorang montir automotif, ia adalah kenalan lama yang sudah tua. Montir ini berkata kepada asimof : “Hai, Profesor ! aku ada soal daya pikir, apakah kau bisa menjawab dengan tepat”.

Asimof setuju sambil mengganggukkan kepalanya. Montir mulai bertanya : “Ada seorang tuna netra dam wicara, mau memberi beberapa buah paku, lalu datang ke toko besi, ia memakai bahasa isyarat kepada pelayan toko : “Telunjuk tangan kiri ditegakkan pada meja kedai, tangan kanan mengepal dengan gaya seolah – olah memukul sesuatu. Pelayan toko melihat keadaan itu, lalu mengambil sebuah palu, tuna rungu dan wicara menggelengkan kepala. Kemudian pelayan toko sudah mengerti, ia ingin membeli paku. Tuna rungu dan wicara baru saja keluar dari toko, masuk lagi seorang tuna netra. Tuna netra ini mau membeli sebilah gunting, numpang Tanya : “Apa yang akan dilakukan tuna netra ?”

Asimof dengan lancar menjawab : “Tuna netra pasti bisa melakukan gaya demikian. Ia mengulurkan telunjuk dan jari tengah, membentuk bagaikan gunting. Setelah mendengar jawaban Asimof, montir automotif dengan girang tetawa : “Ha, ha, jawabanya salah ! “Tuna netra mau membeli gunting, hanya perlu dengan ucapan : “Saya mau beli gunting” sudah beres bukan ? “Mengapa harus menggunakan bahasa isyarat lagi ?”


Kesimpulan :

Awalnya melangsungkan bimbingan yang keliru, kemudian biarkan anda menjawabnya, kadang kala soal yang sangat sederhana, banyak intelektual masih bisa terjerat. Sehingga menimbulkan kesalahan dan kekeliruan seperti ini, dalam berbagai situasi karena kelalaian dan kecerobohan diri sendiri. Karena desakan membuat keputusan yang sembrono. Oleh karena itu, kalau menghadapi persoalan harus sisihkan sedikit waktu untuk berpikir, lalu baru menjawabnya.

Jacqlien Celosse: "I am not alone..."


Beautiful, and look fresh walau tanpa sentuhan make up.... itu kesan yang saya dapat saat ketemu dengan Jacqlien Celosse (sering diinisialkan 'jc') siang hari di sebuah mal di Jakarta Barat. Kami janjian ketemu di situ, karena anaknya yang sulung ada acara perpisahan dengan teman-teman sekolahnya di tempat yang sama.
Semula akan ketemuan di RS, tapi batal karena jc baru akan ke sana malam harinya, untuk mengambil hasil lab yang rutin harus dilakukannya.

Saya tahu banyak diantara teman-teman yang penasaran sudah bagaimana sekarang kondisi Jacqlien? Apakah sudah ada progress terhadap kesembuhan dari penyakit yang sudah lebih setahun ini diperangi? Atau bahkan malah ada yang bingung, apa benar Jacqlien sakit? Kok nggak kelihatan tanda-tanda yang mendukung bahwa memang sedang sakit?

Tetap riang, suka bercanda, sepintas nggak ada kelihatan tanda-tanda bahwa jc masih struggling melawan penyakit Kikuchi Fujimoto (KF) suatu penyakit Autoimmune yang dideritanya.
Setelah berbulan-bulan sejak Februari 2008 mulai mengalami gejalanya, dan bingung..., termasuk dokter yang menangani, apa sebenarnya penyakit yang sedang dideritanya, sehingga muncul diagnosa yang berbeda-beda, akhirnya pada Juni 2008 Jacqlien didiagnosa menderita KF yang agresif.
Hingga sekarang sudah setahun lebih jc gigih melawan penyakit tsb dalam pertarungan yang sungguh melelahkan. Setiap kali check up ke dokter (sekarang rutin ke sebuah RS di Singapore) selalu harus dimulai dari nol lagi. Semuanya harus diperiksa dari awal lagi dengan seksama untuk memantau setiap perkembangan sel dalam tubuhnya. Sehingga periksa darah, MRI pun harus rutin dilakukannya.
Melalui investigasi jurnal kedokteran via internet yang saya lakukan
(ampuni yaah kalau ada kesalahan, maklum orang awam...), penyakit ini agak mirip dengan penyakit Lupus dan bisa menjurus ke sana.
Tapi Kikuchi Fujimoto bukanlah penyakit Lupus. Sehingga treatment yang dilakukan harus selalu didasarkan atas pengujian demi pengujian di laboratorium. Dan sampai sekarang penyebab penyakit ini belum ditemukan, termasuk penderitanya juga sangatlah langka di seluruh muka bumi ini.

Beberapa bulan lalu, saat kondisi jc sedang parah-parahnya, kondisinya seperti ini, tubuh semakin kurus, pipi cekung, dan selain rasa sakit yang hebat, juga sering mengalami ketakutan yang luar biasa.
Kini keadaannya (-lihat foto paling atas, baju pink-), kelihatan lebih baik dari Desember 2008 (ini harapan kita semua yah, supaya jc semakin mengalami progress dalam kesembuhannya). Paling nggak pipinya sudah mulai berisi. Tapi yang jc sangat bersyukur adalah rasa ketakutan yang luar biasa yang sering membuatnya tidak berani sendirian (baca di postingan sebelumnya tentang Jacqlien Celosse, di kolom "THAT'S WHAT FRIENDS ARE FOR"), sekarang sudah tidak ada lagi.

Melihat penampilannya saat ini seperti tidak mengidap penyakit apapun, ditambah sikap yang selalu riang, suka bercanda, sehingga banyak yang meragukan, "bener nggak sih Jacqlien itu sakit?"
Terus..., kalau buka websitenya, juga tidak ada informasi apapun tentang jc sedang mengalami sakit.
Sebenarnya apa yang sih sedang dialami oleh Jacqlien Celosse?

Perjuangan yang melelahkan, karena penyakit KF ini membuat perasaannya going up and down. Saat keadaan tubuhnya terasa sedang baik sekali, maka jc merasa sangat sehat dan bisa melakukan apapun. Tapi tiba-tiba saja tanpa peringatan kondisinya bisa drop, sampai menggerakkan tubuhnya pun ia tak mampu.
"Kondisi up and down ini sering membuat perasaan saya seperti dipermainkan", demikian jc melukiskan realita penyakitnya.

Sampai saat ini masih banyak benjolan-benjolan di leher kirinya yang tidak kasat mata (saya ikut merabanya dan memang terasa ada massa yang mengeras).
Saat benjolan-benjolan yang ada di lehernya ini menekan sarafnya sampai ke telinga, maka yang terjadi adalah badan menjadi kaku dan sulit bergerak
(jc bercanda mengatakan 'seperti robot').
Belum lagi efek sampingan dari beberapa obat yang harus dikonsumsinya.

Operasi pengangkatan benjolan-benjolan ini sudah dilakukan sebanyak 3 kali di Singapore. Dan masih belum bisa diberantas, masih terus tumbuh
(tapi Puji Tuhan tidak berkembang menjadi kanker, karena pengobatan penyakit kanker dan Autoimmune sangat bertolak belakang).
Sampai sekarang tim dokter masih terus mencari tahu darimana penyebaran atau pusat pertumbuhan benjolan tersebut.

FIGHTING KIKUCHI-FUJIMOTO DISEASE
Mungkin banyak yang masih bingung. Penyakit Autoimmune itu apa sih?
Teman-teman tahu kan kalau kita mempunyai sistem imunitas yang akan membantu tubuh melawan serangan penyakit?
Gambaran sederhana penyakit Autoimmune seperti ini.
Logikanya bila ada 1 penyakit yang masuk dalam tubuh, maka tubuh kita akan mengembangkan 1 imun untuk memeranginya.
Nah di tubuh jc tidak seperti itu.
Jika ada 1 penyakit yang masuk menyerang, maka tubuhnya yang menderita Autoimmune akan memproduksi 100 imun. Yang 1 dipakai untuk melawan penyakit, sisanya yang 99 akan menyerang tubuhnya.
Jadi seperti senjata makan tuan begitu.
Dokter memberi resep yang menurunkan sistem imun tersebut supaya tidak terlalu agresif, tapi akibatnya tubuh jc juga melemah sehingga gampang sakit.

Bukan hanya perjuangan secara medis, secara spirit jc juga berjuang dengan selalu mengatakan iman percayanya pada Tuhan Yesus bahwa ia sudah disembuhkan, tetap mempercayai janji-janji Tuhan walaupun belum mengalaminya, dan tetap bersyukur walau sering kali rasa sakit menyiksa dan mendera sekujur tubuhnya. Sehingga nggak heran kalau kita ketemu jc sulit percaya bahwa ia sedang sakit, padahal mungkin saat itu di balik senyum, tawa dan candanya, ia sedang bergumul menahan rasa sakit yang luar biasa.

Sungguh....nggak gampang untuk tetap bersyukur saat mengalami keadaan yang tidak enak dalam hidup ini.
Suatu ketika, di bulan Juni 2009 pernah dalam perjalanan di mobil, rasa sakit itu kembali mendera, dan di batas kekuatannya jc berseru "Tuhan....apa Engkau nggak sayang sama saya....". Tapi kemudian sambil menangis jc menarik keluhannya dan berseru, "ampuni Tuhan perkataanku...., Engkau baik....Engkau baik".
Karena walaupun sepertinya imannya sedang digoncang melalui penyakit KF, tapi jauh di dasar hati, jc tidak bisa memungkiri iman percayanya bahwa Tuhan itu selalu baik dalam hidupnya.
Teman-teman, kita dukung terus dalam doa yah, agar jc diberi kekuatan untuk tetap bersyukur dalam segala keadaan sambil menantikan kesembuhan yang sempurna.

JUDGED BY PEOPLE

Biasanya bila ada seorang hamba Tuhan atau anak Tuhan mengalami sakit atau keadaan yang buruk dalam hidupnya, komentar yang sering dilontarkan padanya adalah,.."pasti ada dosa", .. atau "pasti ada yang nggak bener dalam hidupnya.."
Demikian juga yang terjadi kepada Jacqlien.
Memang mulanya dirasakan seperti niat baik bagaimana supaya jc cepat mengalami pemulihan, tetapi lama-lama menjadi seperti intimidasi.

Itu sebabnya Jacqlien dan keluarga berusaha tidak memberitahukan ini kepada banyak orang. Karena banyaknya intimidasi dari orang-orang yang mengenalnya dan mengatakan "kamu ada dosa, kamu ada kepahitan", ada yang berkata "kamu sudah seperti artis dunia makanya ini terjadi kepada kamu", ada juga yang berkata "kamu harus bertobat.." dan banyak lagi perkataan-perkataan lain yang mengibaratkan penyakit ini sebagai hukuman dari Tuhan, yang melemahkan semangatnya sehingga kondisinya pun semakin drop.

Saat bicara heart to heart Jacqlien berkata seperti ini, "Saya ini manusia biasa, nggak luput dari kesalahan. Nggak usah harus mengalami penyakit berat kayak gini...., penyakit yang lebih ringan pun, kepala saya sudah sampai ke tanah, berlutut minta pengampunan Tuhan. Tapi kalau keadaan saya saat ini belum membaik juga, ....dan sudah terjadi sekian lama, ...saya percaya Tuhan punya suatu rencana di balik semuanya ini."

Siang itu saya jadi mengerti kenapa jc nggak ingin banyak orang tahu tentang kondisi penyakitnya. Bahkan informasi ini juga tidak tersedia di webnya. Kenapa sih jc nggak mau diexpose? Bukan karena nggak mau orang lain tahu bahwa jc sedang sakit. Tapi karena takut terjadi salah pengertian atas orang-orang yang membacanya.
Jacqlien sudah bisa membayangkan betapa mengerikan judgment yang akan diterimanya. Sehingga bukannya membawa kebaikan tapi malah sebaliknya. Belum diberitakan secara luas saja, sudah berdatangan komentar orang-orang yang menghakiminya, apalagi kalau berita ini dipublikasikan?

Sebenarnya memberitahu seseorang dalam kasih untuk mengoreksi diri adalah hal baik. Tapi kalau upaya mengoreksi diri semuanya sudah dilakukan, semua jurus yang diajarkan dalam Alkitab sudah dilakukan tapi keadaan tetap belum membaik, bila kita tetap kekeuh mengatakan ada nggak yang benar dalam hidup seseorang, itu namanya tuduhan yang menjurus kepada penghakiman.

"Saya juga takut disalah mengertikan oleh orang lain, dikirain meminta-minta bantuan keuangan, aduuh....saya takut sekali", begitulah isi hati jc saat itu.

Tapi berita yang ingin dikeep hanya sebatas kerabat dekat, ternyata menyebar dengan sangat cepat tanpa dapat dicegah. Sebenarnya penyebaran berita ini tanpa disengaja justru dilakukan sahabat-sahabat yang bersimpati dengannya, untuk menghimbau saudara-saudara seiman lainnya saling bahu membahu menopang jc, ... bukan untuk maksud yang jelek.
Tapi tetap saja ada yang menanggapinya dengan negatif.
Bener loh... ada aja yang tega kirim sms ke jc dan berkata "kamu hamba Tuhan ... kok meminta-minta orang lain untuk memberikan bantuan..." (duuuhhh....teganya........)

Bahkan ada yang lebih tega lagi berbuat berbuat seperti ini loh..., bolak-balik sms minta nomer account mengaku dari suatu Persekutuan Doa Wanita yang ingin memberikan bantuan pada jc. Semula tidak digubris karena memang jc enggan menerimanya. Tapi karena permintaan ini diajukan terus menerus, dan akhirnya nomer account diberikan, orang ini berkata "Saya tadinya mau menguji kamu, ... ternyata benar ... kamu itu minta-minta dari orang lain."

Itu yang membuat Jacqlien semakin takut kalau penyakitnya diexpose, termasuk saat teman-teman artis membuat malam solidaritas untuk mendukung jc.
"Jujur waktu teman-teman artis rohani bikin acara solidaritas untuk saya, saya bilang ... jangan...jangan......... saya takut, apa kata orang nanti."

Jeffry Tjandra dan Pdt Andreas Raharjo (selain suami, anak-anak dan keluarga tercinta) adalah orang-orang yang dipakai Tuhan menguatkan hatinya untuk gigih berjuang dan tidak menyerah melawan penyakit langka yang tercatat hanya seratusan lebih saja pengidapnya diseluruh dunia. Termasuk berjuang melawan perkataan-perkataan yang melemahkan iman dan semangatnya.

"THANKS GOD..., I AM NOT ALONE"

Benar... pertarungan berat bukan hanya melawan penyakit secara iman (roh), secara medis (tubuh), tetapi juga secara jiwani menghadapi pendakwa-pendakwa yang justru datang dari saudara seiman sendiri.

Di saat hati terasa perih mengalami perlakuan tersebut, Tuhan menghibur jc bahwa ia tidak sendirian, dengan memberikan teman-teman yang tulus mau mendukungnya di dalam doa, memberikan semangat untuk tetap berharap kepada Tuhan.
Bahkan banyak yang menolongnya untuk sama-sama memikul beban itu saat jc berobat ke Guang Zhou dan Singapore yang tentunya menelan biaya yang tidak sedikit, walaupun jc tidak pernah mengharapkannya sama sekali.

Sampai di bagian ini, tiba-tiba wajah yang tadinya ceria dan riang, berganti deraian air mata yang tidak dapat dibendung. Padahal saat itu kami sedang berada di tengah keramaian di sebuah toko donut terkenal.
Tapi air mata itu memang tidak bisa ditahan lagi. Saya bisa merasakan beratnya penderitaan yang harus jc pikul. Bisa bayangkan kalau semua jurus sudah dilakukan, tetapi kesembuhan belum juga diterima?
Tapi saya bisa merasakan keteguhan hatinya untuk tidak menyalahkan Tuhan dalam setiap rencanaNya dalam hidupnya.
Berkali jc mengatakan, "Tuhan nggak pernah salah." (what a beautiful word!)

Dalam deraian airmata siang itu, terasa pengucapan syukur yang limpah karena di tengah-tengah semua beban yang dia alami, Tuhan memberikan saudara-saudara seiman yang mau berbagi beban dengannya, yang mau membagi hidup dengannya, sehingga membuat jc merasa tidak sendirian. (Bahkan seorang teman saya yang tidak pernah bertemu dan mengenal jc juga tergerak untuk ikut memikul beban itu, dan berbagi kasih dengannya.)
Bukankah itu penghiburan yang besar dari Tuhan yang mengajarkan kita untuk saling mengasihi dan bukannya saling menghakimi?
Tuhan tidak pernah meninggalkan jc sendirian, bersama saudara-saudara seiman yang mengasihinya.

I LEND YOU MY SHOULDER

Jujur, ketika bertemu siang itu, saya baru tahu keinginan jc yang terdalam untuk tidak memberitahukan apa yang dideritanya kepada banyak orang. Waahh....saya jadi merasa bersalah sekali, karena saya memposting tulisan tentang jc di blog saya. Tapi bener loh, waktu nulis itu saya gusar melihat orang-orang yang menjugde jc tanpa tahu keadaan yang sebenarnya. Sehingga saya ingin share apa yang dia alami dan menghimbau orang lain untuk tidak menghakimi, tapi mendoakan kesembuhannya.
Siapa kita mau menghakimi saudara kita seakan kita hidup jauh lebih benar dari dia?

Dan melalui tulisan itu saya juga ingin berkata bahwa Tuhan Yesus yang saya kenal adalah bukan hanya Tuhan, tapi juga BAPA .., sekali lagi... DIA BAPA .
Bapa yang kekal, yang mengasihi kita dan yang tidak akan pernah meninggalkan kita, karena kita adalah anak-anakNya. Sebagai Bapa, ada kalanya Ia menghajar kita tapi untuk membawa pertobatan.
Tapi bukan berarti Ia menghajar dengan membabi buta.
HajaranNya sarat dengan muatan kasih.
Demikian juga saat Ia merancangkan sesuatu dalam hidup kita, maka semua rancanganNya adalah rancangan kebaikan bukan rancangan penghukuman.

Ternyata tulisan sederhana itu tidak sia-sia, ada beberapa orang yang email saya dan berkata mereka dikuatkan melalui tulisan tentang jc. Tadinya mereka sudah desperate dalam masalah mereka, tapi melihat kegigihan jc dan kasihnya kepada Tuhan, mereka dikuatkan dan mau bangkit lagi.

"Saya nggak tahu siapa jc sama sekali, tapi saya sangat dikuatkan membaca kisahnya. Ternyata masalah saya belum ada apa-apanya dibandingkan yang jc alami.." (duuh...haree genee ada yang nggak tahu Jacqlien Celosse ......haha...becanda... ketransfer jc yang suka bercanda nih...)
Survey membuktikan, ditengah-tengah penderitaan jc, ternyata semua itu Tuhan pakai untuk membangkitkan kekuatan bagi orang-orang yang sedang terpuruk. Ada rencana Tuhan yang indah di balik segala penderitaan.

"I lend you my shoulder"... , katakan itu kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan penghiburan.
Saya percaya bukan hanya Jacqlien Celosse, ada banyak jc-jc yang lain di sekeliling kita yang sedang mengalami perkara-perkara yang tidak mereka inginkan terjadi dalam kehidupan mereka.
Jangan biarkan mereka merasa sendirian dan ditinggalkan.
Ini waktunya untuk lend our shoulder bagi mereka. Supaya di tengah-tengah penderitaan mereka, mereka bisa berbalik kepada Tuhan, lebih lagi mengasihiNya, dan mengalami pemulihan dari Tuhan.

RINDU MELAYANI LAGI
(waiting for -THE SECOND CHANCE- )

Saat-saat seperti ini kerinduan terbesar jc adalah kembali melayani Tuhan melalui pujian penyembahan seperti dulu. Memberkati dan menguatkan banyak orang melalui talenta suara yang Tuhan percayakan kepadanya.

"Kalau dulu saya banyak kali naik pesawat untuk melayani Tuhan ke berbagai tempat, sekarang saya bolak balik naik pesawat untuk berobat. Saya merindukan kembali seperti dulu. Bisa leluasa melayani Tuhan dengan tubuh yang sehat. "

"Kalau Tuhan memberikan saya -the second chance to serve Him-, saya akan lakukan lebih lagi untuk Tuhan. Saya tidak akan menyia-nyiakan kesempatan itu."

Saya sebagai seorang sahabat jc, percaya bahwa itu akan terjadi.
Teman-teman juga mau kan mendoakan jc untuk sembuh total dan menjadi alat Tuhan lebih lagi?

Oh ya, apakah benar karena sakit dan tidak bisa pergi kemana-mana untuk melayani, lantas membuat hidup jc tidak bisa menjadi berkat bagi orang lain?

Walaupun sedang dalam proses kesembuhan, bukan berarti hidup jc tidak bisa menjadi berkat.
Dalam keadaan sakit, dan tidak bisa pergi melayani seperti yang biasanya dia lakukan, jc tetap bisa menjadi berkat dengan cara yang berbeda.
Melalui testi nya banyak orang-orang yang sedang struggling hari-hari ini dapat kekuatan baru.

Bangkit kembali untuk mempercayai dan meraih janji-janji Tuhan, yang adalah setia dan amen.
Kalau jc bisa, saya juga bisa.

(Hmmmh...sebenernya saya pribadi mengencourage jc untuk punya blog sendiri. Sehingga bisa mengungkapkan apa yang dia alami day by day secara pribadi, ....bagaimana Tuhan memegang tangannya dan tak pernah melepaskannya, tentu jauh lebih touchy daripada orang lain yang menceritankannya.
Setuju blogger ???)

KATA -KATA PENGHIBURAN DI MASA-MASA SULIT

God is to wise to be mistaken,
God is too good be unkind.
When you don't understand,
when you don't see His plan and,
when you can't trace His hand,
just trust His heart.

Selain ayat-ayat Firman Tuhan, kalimat di atas yang diucapkan hamba Tuhan yang luar biasa dipakai Tuhan, Charles Haddon Spurgeon ini sungguh menguatkan hati jc, bahwa Tuhan tidak pernah salah. Tuhan tidak pernah berbuat curang. Tuhan tidak pernah berbuat yang tidak baik, even saat ini yang kita alami sepertinya 'tidak baik'.
Di balik segala rencanaNya yang tidak terpahami (dan nggak mudah untuk melaluinya), semuanya adalah rencana yang indah.
Seandainya itu berupa suatu pencobaan, Tuhan berjanji tidak akan pernah mengijinkan terjadi pencobaan yang melebihi kekuatan manusia.
Oleh karena itu Jacqlien pasti kuat, dan Jacqlien pasti menang di dalam Tuhan.

Oh, ...thanks God, for letting us know that we are not alone.
You always be there for us.

Semoga tulisan ini menguatkan, khususnya bagi teman-teman yang sedang merasa bergumul sendirian.
God never leave you, never forsake you.
(He introduced Himself as EVERLASTING FATHER)

Semoga tulisan ini juga membuat kita lebih care kepada teman-teman kita yang sedang mengalami pergumulan berat.
It's time to lend our shoulder.


( diambil dari blognya Julita Manik )

Wednesday, March 16, 2011

Penjual Topi


Suatu ketika ada seorang penjual topi yang berjalan melintasi hutan. Cuaca saat itu sangat panas. Ia lalu memutuskan untuk beristirahat sejenak di bawah sebuah pohon besar. Sebelum merebahkan diri, ia meletakkan keranjang berisi topi-topi dagangan di sampingnya. Beberapa jam ia terlelap dan terbangun oleh suara-suara ribut. Hal pertama yang disadarinya adalah bahwa semua topi dagangannya telah hilang. Kemudian ia mendengar suara monyet-monyet di atas pohon. Ia mendongak ke atas. Betapa terkejutnya ia melihat pohon itu penuh dengan monyet. Dan, semua monyet itu mengenakan topi-topinya.

Penjual topi itu terduduk dan berpikir keras bagaimana caranya ia bisa mendapatkan kembali topi-topi dagangannya yang sekarang sedang dibuat main-main oleh monyet-monyet itu. Ia berpikir dan berpikir, dan mulai menggaruk-garukkan kepalanya. Lalu ia melihat monyet-monyet itu ternyata menirukan tingkah lakunya. Kemudian, ia melepas topinya dan mengipas-ngipaskan ke wajahnya. Dan monyet-monyet itu pun melakukan hal yang sama. Aha..! Ia pun mendapat ide..! Lalu ia membuang topinya ke tanah, dan monyet-monyet itu juga membuang topi-topi di tangan mereka ke tanah. Segera saja si penjual itu mengumpulkan dan mendapatkan kembali semua topi-topinya. Ia pun melanjutkan perjalanannya.

Lima puluh tahun kemudian, cucu dari si penjual topi itu juga menjadi seorang penjual topi juga dan telah mendengar cerita tentang monyet-monyet itu dari kakeknya.

Suatu hari, persis seperti kakeknya, ia melintasi hutan yang sama. Udara sangat panas. Ia beristirahat di bawah pohon yang sama dan meletakkan keranjang berisi topi-topi dagangan di sampingnya. Sekali lagi, ketika terbangun ia menyadari kalau monyet-monyet telah mengambil semua topi-topinya. Ia pun teringat akan cerita kakeknya. Ia mulai menggaruk-garuk kepala, dan monyet-monyet itu menirukannya. Ia melepas topinya dan mengipas-ngipaskan ke wajahnya, monyet-monyet itu masih menirukannya. Nah, sekarang ia merasa yakin akan ide kakeknya. Kemudian ia melempar topinya ke tanah. Tapi kali ini ia yang terkejut, karena monyet-monyet itu tidak menirukannya dan tetap memegangi topi itu erat-erat.

Kemudian, seekor monyet turun dari pohon, mengambil topi yang di lemparkan oleh cucu pedagang topi itu, lalu menepuk bahunya sambil berkata, “Memangnya cuma kamu saja yang punya kakek…?”

Renungan:

Jangan hanya karena anda mampu mengambil pelajaran dari suatu pengalaman buruk, lalu anda menganggap orang lain tidak mengambil pelajaran yang sama juga. Jangan hanya karena anda merasa lebih tahu, lalu anda menganggap orang lain bodoh. Jangan-jangan andalah yang lebih bodoh daripada orang lain :)

7 ROTI


Seorang ibu pulang dari sebuah pasar dengan membawa 7 buah roti yang masih mengebul panasnya.
Di sebuah tikungan,terlihat seorang pengemis yang menggandeng seorang anak dan menggendong anaknya yang lain dalam kain yang lusuh,mereka tampak sangat kelaparan.

Ibu itu begitu iba dan mendekati pengemis itu,,diberikannya 3 buah roti itu pada pengemis itu, pengemis itu berterimakasih dan mencium tangan ibu itu,,namun ketika pengemis itu hendak berlalu mata pengemis itu memperhatikan 4 buah roti lagi ditangan ibu itu,,dengan pandangan penuh harap.

Ibu itu melihat hal ini lalu kembali ke pengemis itu..
Pengemis itu berkata,,'di rumah saya ada suami saya yang terbaring karena sakit dan sudah 3 hari tidak makan dan seorang anak saya yang juga belum makan selama 3 hari..'

Ibu itu memberikan 3 buah roti lagi kepada pengemis itu,,2 roti ini untuk suamimu yang sakit agar cepat sembuh,,1 lagi untuk anakmu di rumah ". Pengemis itu merasa girang,,dia berterimakasih dan mencium kaki ibu itu.

Kemudian berlalulah Ibu itu sambil menimang-nimang 1 buah roti ditangannya, tiba-tiba terlihat pengemis itu berlari dengan kencang ke arah Ibu itu dan menyambar 1 buah roti yang tersisa..sehingga ibu ini tidak membawa 1 buahpun roti.
Benar-benar pengemis yang tak tahu diri bukan??


Pengemis itu adalah kita Manusia
Ibu itu adalah Tuhan
Roti itu adalah hari-hari dalam 1 minggu

Manusia begitu serakah,,kita diberikan 6 hari namun kadang-kadang kita masih merampas hari ketujuh yang sebaiknya kita berikan untuk Tuhan...
Tuhan tidak meminta 1 hari penuh,,namun hanya 2 jam (paling lama) dalam seminggu namaun itupun tidak kita berikan,,,betapa serakahnya kita manusia.

Monday, March 14, 2011

DOA


Apa arti berdoa dengan iman itu? Apakah meminta yang kita kehendaki atau yang kita perlukan? Saya jadi teringat kisah yang menginspirasi saya mengenai cara berdoa kepada TUHAN.

Suatu hari seorang anak mendatangi ibunya dengan ceria...

Anak : Mami, tahun ini aku berulang-tahun ke-17, bolehkah aku mengadakan pesta?
Mami : Boleh, Sayang.
Anak : Asyik, bolehkah aku mengundang seluruh kawan - kawanku?
Mami : Ide bagus. Boleh.
Anak : Horeeee... Mami baik deh. Bolehkah aku pesta di restoran mahal?
Mami : Untuk anak tercinta Mami, bolehhh...
Anak : Mami hebat! Bolehkah aku memakai baju yang mewah?
Mami : Karena itu hari ulangtahunmu ya tentu saja boleh
Anak : Wah, aku cinta deh sama Mami. Bolehkah di pesta itu aku memakai lipstik?
Mami : tidak boleh. Anak : Loh, koq tidak boleh? Kan aku sudah 17 tahun? Masa` masih tidak boleh?
Mami : Tidak, tidak boleh.
Anak : Aaaaah, nggak asyik. Mami jahat. Mami ketinggalan zaman. Mami tidak sayang aku. Aku juga tidak sayang pada Mami. Huaaaaa....
Mami : Husss, diamlah! Sekali mami bilang tidak boleh, tetap tidak boleh, Bambang !

Bagi saya pribadi, doa itu sederhana. Sebagai anak, kita berhak meminta apa saja yang kita kehendaki kepada Bapa. Tetapi sebagai Bapa, TUHAN berhak mengabulkan apa yang dianggapNya terbaik bagi kita. Seperti doa yang diteladankan Yesus (Matius 26:39b) ... janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki.


Yohanes 15:7 Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya

Kapan TUHAN menjawab doa kita?
Kau menjawab doaku pada waktu terbaikMu

Mengapa kita percaya TUHAN bisa mendengar doa kita?
S'bab telingaMu TUHAN tak kurang tajam untuk mendengar suaraku

Bagaimana cara TUHAN menjawab doa kita?
Kau menjawab doaku dengan cara terbaikMu

Mengapa kita percaya TUHAN sanggup menolong kita?
Kar'na tanganMu TUHAN tak kurang panjang untuk menolong diriku

Bagaimana cara berdoa yang baik?
Segala yang kupinta dengan iman, kubersyukur atasnya snantiasa

Mengapa kita dapat terus berdoa?
S'bab ku pasti menerima keajaiban di dalam kuasa doa

Bagaimana meresponi jawaban TUHAN dengan baik?
Berkat yang KAU adakan di hidupku, ku memuji namaMu selamanya

Mengapa kita memberikan respon yang baik terhadap semua jawaban TUHAN?
S'bab kupasti menerima tiap janjiMu sampai sepanjang masa

Monday, March 07, 2011

Rahasia Umur Manusia


Alkisah Tuhan menciptakan manusia dengan jatah umur 20 tahun. Tapi binatang-binatang rata-rata 40 tahun. Itu karena Tuhan ingin manusia bahagia saja sepenuhnya dan tidak usah merasakan pahitnya dunia terlalu lama. Manusia ini pun diletakkan Tuhan didekatNya.

Ternyata, beberapa binatang merasa iri dan ingin seperti manusia. Datanglah Sapi, “Tuhan terlalu lama 40 tahun bagiku, kukembalikan 20 tahun”. Mendengar itu … manusia yang merasakan kebahagiaan … ingin lebih panjang kebahagiannya …. dimintanya yang 20 tahun dari sapi untuk dirinya. Tuhan mengabulkan.

Lalu datanglah Anjing. Dia juga mengembalikan yang 20 tahun … maka sekali lagi manusia memintanya.

Terakhir monyet datang. Dia juga mengembalikan 20 tahun umurnya …. dan sekali lagi manusia memintanya.

Maka jadilah yang diminta manusia itu :

20 tahun pertama hidup sebagai manusia, berbahagia, gak banyak masalahnya

20 tahun kedua hiduplah manusia itu seperti sapi … bangun pagi pulang malam, kerja keras, banting tulang …. hasil … hmmm terbatas (7 p) PERGI PAGI PULANG PETANG PENGHASILAN PAS-PASAN)

20 tahun ketiga jadilah dia seperti anjing. Anak mulai gede … kerjanya jaga anak, jaga kekayaan, jaga properti …. persis kaya anjing

20 tahun keempat jadilah dia seperti monyet. Tua renta, hanya jadi bahan lelucon yang lebih muda …

Maka

kalau anda ingin terus jadi manusia sampai akhir hayat ingatlah

kata-kata ini : “BUKAN MASALAH PANJANGNYA UMUR, TETAPI MASALAH MEMBERI

MAKNA DALAM TIAP HARI KEHIDUPAN” atau juga iklan dari AMild beberapa

tahun lalu : “MENJADI TUA ITU PASTI, DEWASA ITU PILIHAN”.

Surat untuk PAPA


Sore ini aku pulang lebih awal karena arisan hari ini
dibatalkan.
Yah... semenjak ditinggal suamiku aku menjalani
peran ganda sebagai mama dan juga papa bagi anak
perempuanku yg masih berumur 5 tahun....

Ketika aku pulang kudapati anakku sudah tidur. Aku cium
keningnya dan kudapati surat surat banyak sekali.

Kuambil acak dan kubaca surat yg pertama. "Pa tadi aku
dipukul mama keras sekali, mama marah karena aku hamburkan
biscuit dikamar, padahal tadi aku makan biscuit karena
lapar, mau makan mama belom pulang

Hatiku langsung terasa berat..

Kulanjutkan dengan surat kedua.."Pa..hari ini mama pukul
tanganku dengan keras sampai sakit kalo digerakkan... Mama
marah karena aku ambil kertas2 mama ..aku kangen papa
makanya aku ingin kirim surat ke papa....

Tak terasa air mataku keluar lihat tulisan anak kecilku yg
polos.

Kubuka surat ketiga ..."Pa hari ini mama marah dan
memukulku keras sekali dan mengurungku di kamar mandi.. Mama
marah karena foto papa yg ada dikamar mama mau aku pindahin
ke kamar aku..mau aku pasang didinding tapi aku kurang
tinggi.. jadinya fotonya jatuh.. padahal aku mau taruh foto
papa supaya kalo besar nanti aku selalu ingat wajah
papa yang bersusah payah mencari nafka utk kami.".....

Begitu kubaca surat terakir air mataku semakin tumpah dan
kupeluk erat anakku yg lagi tidur....

Note:
Untuk para istri yg dianugerahi suami dan anak yang baik
jangan sia siakan mereka.

Friday, March 04, 2011

Tuhan Hanya Main-Main Koq


Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya. (Amsal 18:21)

Ada sekelompok pemuda yang sedang mendaki gunung. Setelah menempuh perjalanan yang jauh, sebagian di antara mereka lelah dan membutuhkan istirahat. Sementara istirahat, salah seorang di antara mereka pergi ke suatu tempat untuk buang air kecil. Setelah ditunggu sekian lama, pemuda ini tidak muncul juga, sehingga ditinggal oleh rombongannya.

Akhirnya, pemuda ini berangkat sendiri sambil mencari rombongan yang tadi telah meninggalkannya. Namun, dia tidak berhasil menemukan rombongan tersebut sebab mereka telah jauh meninggalkannya. Di tengah perjalanan yang melelahkan itu dia merasa lapar dan haus. Dalam kondisi demikian, dia mencoba mencari apasaja yang dapat diminum atau dimakan. Setelah berjalan
ke sana kemari untuk mencari makanan, namun makanan yang diharapkan tidak didapatkan juga. Dia putus asa seraya menggerutu di hadapan Tuhan: “Ya Tuhan, daripada saya mati kelaparan, lebih baik saya mati dimakan harimau”.

Dengan sisa-sisa tenaga yang dimilikinya, pemuda ini terus berjalan sambil mencari apa saja yang dapat dimakan untuk mengganjal perutnya yang lapar. Namun, betapa terkejutnya, dari kejauhan terlihat samar-samar seekor harimau besar sedang berjalan mendekat menuju ke arahnya. Pemuda ini, lari tunggang langgang mencari tempat yang aman untuk berlindung dari kejaran Harimau
yang hendak memangsa. Akhirnya, dia menemukan sebuah gua untuk bersembunyi. Dalam gua tersebut dia bergumam demikian :”Tuhan, begitu aja kok dimasukkan hati lho. Saya hanya main-main kok”.

Cerita di atas hendak mengingatkan kita bahwa hidup mati kita, dikuasai oleh lidah. Karena itu marilah menggunakan lidah ini untuk memperkatakan Firman Tuhan. Dan bukan sebaliknya.

Kekuatan Sebuah Kesaksian


Anda tentunya mengingat seorang aktor yg bernama John Wayne. Namun Anda mungkin tidak tahu apa yg terjadi padanya sebelum ia meninggal.

Inilah kisahnya !

Anak perempuan Robert Schuller's yg masih remaja, Cindy, mengalami kecelakaan motor dan hrs mengamputasi kakinya. John Wayne adalah seorang penggemar Robert Schuller. Ia mendengar Dr. Schuller berkata dalam salah satu siarannya bahwa anak perempuannya mengalami kecelakaan dan harus mengalami amputasi kaki.

John Wayne menulis sebuah pesan kepadanya sbb :

Dear Cindy,

Turut bersimpati mendengar kecelakaanmu. Semoga engkau baik-baik saja.

Tertanda,
John Wayne

Pesan itu diantarkan kpd Cindy dan ia memutuskan utk menjawab pesan John Wayne. Cindy menulis :

Dear Mr. Wayne, saya menerima pesanmu. Terima kasih telah menulis kpd saya. Saya sangat menyukaimu. Saya akan menjadi baik karena Yesus sedang menolong saya. Mr. Wayne, apakah anda mengenal Yesus ? Saya sungguh berharap engkau mengenal Yesus, Mr. Wayne, karena saya tidak dapat membayangkan surga lengkap tanpa John Wayne ada di sana. Saya berharap, jika engkau belum mengenal Yesus, engkau akan memberikan hatimu kpd Yesus sekarang juga. Sampai jumpa di surga.

Cindy menandatangani pesan tersebut.

Ia menaruh surat itu dalam amplop, menutupnya dan menulis di muka amplop "John Wayne" ketika seorang pengunjung datang menjenguknya. Orang itu bertanya,"Apa yg engkau lakukan?"

Cindy menjawab,"Saya baru saja menulis sebuah surat utk John Wayne, tetapi saya tidak tahu bagaimana harus mengirimkannya."

Orang itu menjawab,"Lucu sekali, saya akan pergi makan bersama John Wayne malam ini di Newport Club dekat Newport Beach. Berikan itu pada saya dan saya akan memberikan surat itu kepadanya."

Cindy memberikan surat itu.

Malam itu ada 12 orang duduk mengelilingi meja utk makan malam. Mereka tertawa dan bersenda gurau dan ketika orang itu memegang kantong baju dan merasakan surat itu dan ingat.

John Wayne duduk di ujung meja dan orang itu mengeluarkan surat itu dan berkata :"Hey Duke, saya mengunjungi anak perempuan Schuller hari ini dan dia menulis surat kepadamu dan ingin aku memberikannya kepadamu. Ini dia.

Mereka menyampaikannya kpd John Wayne dan dia membukanya.
Mereka terus tertawa dan bersenda gurau dan seseorang kebetulan melihat ke arah John Wayne, dia sedang menangis.

Seseorang berkata,"Hey, Duke, ada apa?"

Ia menjawab,"Saya ingin engkau membaca surat ini."

John Wayne membaca surat itu, kemudian mulai menangis. Ia melipatnya, dan menaruhnya dalam kantong, dan menunjuk pada orang yang mengantarkan surat itu dan berkata,"Engkau beritahu gadis kecil itu bahwa sekarang juga, di restoran ini, disini, John Wayne memberikan hatinya pada Yesus Kristus dan aku akan menjumpainya di surga."

Tiga minggu kemudian, John Wayne meninggal.

Engkau tidak pernah tahu bagaimana kesaksianmu pada seseorang mempengaruhi kekekalan.


"Beritakanlah FIRMAN, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya." 2 Timotius 4:2 

Saturday, February 26, 2011

Bonsai Dan Sequoia


Orang Jepang memelihara pohon yang lazim disebut Bonsai, pohon ini
indah dan dibentuk dengan sempurna walaupun tingginya hanya dalam
hitungan sentimeter.


Di California ditemukan pohon raksasa hutan yang bernama Sequoia.
Salah satu pohon raksasa ini diberi nama Jenderal Sherman dengan
ketinggian mencapai 90 meter seakan menembus langit dan lingkar batang
hingga 26 meter. Pohon raksasa ini begitu hebat sehingga jika ditebang
akan menghasilkan kayu bangunan yang cukup untuk membuat 35 buah rumah
dengan lima kamar.

Pada saat berbentuk biji Bonsai dan Jenderal Sherman berukuran sama
kecil, masing2 beratnya kurang dari satu milligram. Setelah keduanya
dewasa terjadi perbedaan ukuran yang luar biasa dan kelihatan seperti
peristiwa yang sederhana saja, tetapi kisah dibalik perbedaan ukuran
itu mengandung pelajaran dalam kehidupan manusia. Ketika pohon Bonsai
mulai menyembulkan tunasnya di muka bumi, orang Jepang mencabutnya
dari tanah dan mengikat pokok akar dan sebagian cabang akarnya dengan
demikian secara sengaja menghambat pertumbuhannya. Hasilnya adalah
sebatang pohon mini yang indah tetapi tetaplah mini.

Biji Jenderal Sherman jatuh ke tanah California yang subur dan
mendapat gizi dari mineral, air hujan dan sinar matahari, hasilnya
adalah sebuah pohon raksasa.

Baik Bonsai maupun Jenderal Sherman tidak punya pilihan dalam
menentukan nasibnya. Tidak demikian dengan manusia, anda punya hak
untuk menentukan nasib, anda bisa jadi besar atau jadi kecil
sebagaimana yang anda kehendaki. Anda bisa jadi Bonsai atau Jenderal
Sherman.

Citra diri anda dan cara anda memandang diri sendiri akan menentukan
akan menjadi apa anda kelak.

Untuk itu anda punya pilihan.

Teman Atau Musuh


Pada zaman Tiongkok Kuno, ada seorang petani mempunyai seorang tetangga yang berprofesi sebagai pemburu dan mempunyai anjing-anjing yang galak dan kurang terlatih. Anjing-anjing itu sering melompati pagar dan mengejar-ngejar domba-domba petani.

Petani itu meminta tetangganya untuk menjaga anjing-anjingnya, tetapi ia tidak mau peduli.

Suatu hari aning-anjing itu melompati pagar dan menyerang beberapa kambing sehingga terluka parah. Petani itu merasa tak sabar, dan memutuskan untuk pergi ke kota untuk berkonsultasi pada seorang hakim.

Hakim itu mendengarkan cerita petani itu dengan hati-hati dan berkata, "Saya bisa saja menghukum pemburu itu dan memerintahkan dia untuk merantai dan mengurung anjing-anjingnya. Tetapi Anda akan kehilangan seorang teman dan mendapatkan seorang musuh. Mana yang kau inginkan, teman atau musuh yang jadi tetanggamu?"

Petani itu menjawab bahwa ia lebih suka mempunyai seorang teman.

"Baik, saya akan menawari Anda sebuah solusi yang mana Anda harus manjaga domba-domba Anda supaya tetap aman dan ini akan membuat tetangga Anda tetap sebagai teman."

Mendengar solusi pak hakim, petani itu setuju.

Ketika sampai di rumah, petani itu segera melaksanakan solusi pak hakim. Dia mengambil tiga domba terbaiknya dan menghadiahkannya kepada tiga anak tetangganya itu, yang mana ia menerima dengan sukacita dan mulai bermain dengan domba-domba tersebut.

Untuk menjaga mainan baru anaknya, si pemburu itu mengkerangkeng anjing pemburunya. Sejak saat itu anjing-anjing itu tidak pernah menggangu domba-domba pak tani.

Di samping rasa terima kasihnya kepada kedermawanan petani kepada anak-anaknya, pemburu itu sering membagi hasi buruan kepada petani. Sebagai balasannya petani mengirimkan daging domba dan keju buatannya. Dalam waktu singkat tetangga itu menjadi teman yang baik.

Sebuah ungkapan Tiongkok Kuno mengatakan, "Cara Terbaik untuk mengalahkan dan mempengaruhi orang adalah dengan kebajikan dan belas kasih."

Sama dengan ungkapan Amerika yang mengatakan, "Seseorang bisa menangkap lebih banyak lalat dengan madu dari pada dengan cuka.

Satu Jam Saja PAPA



Pada suatu hari, seorang Ayah pulang dari bekerja pukul 21.00 malam. Seperti hari-hari sebelumnya, hari itu sangat melelahkan baginya. Sesampainya dirumah ia mendapati anaknya yang berusia 8 tahun yang duduk di kelas 2 SD sudah menunggunya di depan pintu rumah. Sepertinya ia sudah menunggu lama.

“Kok belum tidur?” sapa sang Ayah pada anaknya. Biasanya si anak sudah lelap ketika ia pulang kerja, dan baru bangun ketika ia akan bersiap berangkat ke kantor di pagi hari.

“Aku menunggu Papa pulang , karena aku mau tanya berapa sih gaji Papa?”

“Lho,tumben, kok nanya gaji Papa segala? Kamu mau minta uang lagi ya?”

“Ah, nggak pa, aku sekedar..pengin tahu aja…”

“Oke, kamu boleh hitung sendiri. Setiap hari Papa bekerja sekitar 10 jam dan dibayar Rp.400.000. setiap bulan rata-rata dihitung 25 hari kerja. Jadi gaji Papa satu bulan berapa, hayo?!”

Si anak kemudian berlari mengambil kertas dari meja belajar sementara Ayahnya melepas sepatu dan mengambil minuman. Ketika sang Ayah ke kamar untuk berganti pakaian, sang anak mengikutinya.

“jadi kalau satu hari Papa dibayar Rp 400.000 utuk 10 jam, berarti satu jam Papa digaji Rp 40.000 dong!”

“Kamu pinter, sekarang tidur ya..sudah malam!” tapi sang anak tidak mau beranjak.

“Papa, aku boleh pinjam uang Rp 10.000 nggak?”

“Sudah malam nak, buat apa minta uang malam-malam begini. Sudah, besok pagi saja. Sekarang kamu tidur…”

“Tapi papa…”
“Sudah, sekarang tidur…” suara sang Ayah mulai meninggi.

Anak kecil itu berbalik menuju kamarnya. Sang Ayah tampak menyesali ucapannya. Tak lama kemudian ia menghampiri anaknya di kamar. Anak itu sedang-terisak-isak sambil memegang uang Rp 30.000.

Sambil mengelus kepala sang anak, Papanya berkata”Maafin Papa ya! kenapa kamu minta uang malam-malam begini..besok kan masih bisa. Jangankan Rp.10.000, lebih dari itu juga boleh. Kamu mau pakai buat beli mainan khan?….”

“Papa, aku ngga minta uang. Aku pinjam…nanti aku kembalikan kalau sudah menabung lagi dari uang jajanku.”

“Iya..iya..tapi buat apa??” Tanya sang Papa.

“Aku menunggu Papa pulang hari ini dari jam 8. aku mau ajak Papa main ular tangga. Satu jam saja pa, aku mohon. Mama sering bilang, kalau waktu Papa itu sangat berharga. Jadi aku mau beli waktu Papa. Aku buka tabunganku, tapi cuma ada uang Rp 10.000. tapi Papa bilang, untuk satu jam Papa dibayar Rp 40.000.. karena uang tabunganku hanya Rp.30.000,- dan itu tidak cukup, aku mau pinjam Rp 10.000 dari Papa…”

Sang Papa cuma terdiam. Ia kehilangan kata-kata. Ia pun memeluk erat anak kecil itu sambil menangis

Mendengar perkataan anaknya, sang Papa langsung terdiam, ia seketika terenyuh, kehilangan kata-kata dan menangis.. ia lalu segera merangkul sang anak yang disayanginya itu sambil menangis dan minta maaf pada sang anak..

“Maafkan Papa sayang…” ujar sang Papa.

“Papa telah khilaf, selama ini Papa lupa untuk apa Papa bekerja keras…maafkan Papa anakku…” kata sang Papa ditengah suara tangisnya. Si anak hanya diam membisu dalam dekapan sang Papa…

Thursday, February 24, 2011

BESI dan AIR


Ada dua benda yang bersahabat karib yaitu besi dan air. Besi seringkali berbangga akan dirinya sendiri. Ia sering menyombong kepada sahabatnya : "Lihat ini aku, kuat dan keras. Aku tidak seperti kamu yang lemah dan lunak" Air hanya diam saja mendengar tingkah sahabatnya.

Suatu hari besi menantang air berlomba untuk menembus suatu gua dan mengatasi segala rintangan yang ada di sana . Aturannya : "Barang siapa dapat melewati gua itu dengan selamat tanpa terluka maka ia dinyatakan menang" Besi dan air pun mulai berlomba : Rintangan pertama mereka ialah mereka harus melalui penjaga gua itu yaitu batu-batu yang keras dan tajam. Besi mulai menunjukkan kekuatannya, Ia menabrakkan dirinya ke batu-batuan itu.Tetapi karena kekerasannya batu-batuan itu mulai runtuh menyerangnya dan besipun banyak terluka di sana sini karena melawan batu-batuan itu.

Air melakukan tugasnya ia menetes sedikit demi sedikit untuk melawan bebatuan itu, ia lembut mengikis bebatuan itu sehingga bebatuan lainnya tidak terganggu dan tidak menyadarinya, ia hanya melubangi seperlunya saja untuk lewat tetapi tidak merusak lainnya.

Score air dan besi 1 : 0 untuk rintangan ini. Rintangan kedua mereka ialah mereka harus melalui berbagai celah sempit untuk tiba di dasar gua. Besi merasakan kekuatannya, ia mengubah dirinya menjadi mata bor yang kuat dan ia mulai berputar untuk menembus celah-celah itu. Tetapi celah-celah itu ternyata cukup sulit untuk ditembus, semakin keras ia berputar memang celah itu semakin hancur tetapi iapun juga semakin terluka.

Air dengan santainya merubah dirinya mengikuti bentuk celah-celah itu. Ia mengalir santai dan karena bentuknya yang bisa berubah ia bisa dengan leluasa tanpa terluka mengalir melalui celah-celah itu dan tiba dengan cepat didasar gua. Score air dan besi 2 : 0

Rintangan ketiga ialah mereka harus dapat melewati suatu lembah dan tiba di luar gua besi kesulitan mengatasi rintangan ini, ia tidak tahu harus berbuat apa, akhirnya ia berkata kepada air : "Score kita 2 : 0, aku akan mengakui kehebatanmu jika engkau dapat melalui rintangan terakhir ini !"

Airpun segera menggenang sebenarnya ia pun kesulitan mengatasi rintangan ini,tetapi kemudian ia membiarkan sang matahari membantunya untuk menguap. Ia terbang dengan ringan menjadi awan, kemudian ia meminta bantuan angin untuk meniupnya kesebarang dan mengembunkannya. Maka air turun sebagai hujan. Air menang telak atas besi dengan score 3 : 0.

Jadikanlah hidupmu seperti air. Ia dapat memperoleh sesuatu dengan kelembutannya tanpa merusak dan mengacaukan karena dengan sedikit demi sedikit ia bergerak tetapi ia dapat menembus bebatuan yang keras. Ingat hati seseorang hanya dapat dibuka dengan kelembutan dan kasih bukan dengan paksaan dan kekerasan. Kekerasan hanya menimbulkan dendam dan paksaan hanya menimbulkan keinginan untuk membela diri.

Air selalu merubah bentuknya sesuai dengan lingkungannya, ia flexibel dan tidak kaku karena itu ia dapat diterima oleh lingkungannya dan tidak ada yang bertentangan dengan dia. Air tidak putus asa, Ia tetap mengalir meskipun melalui celah terkecil sekalipun. Ia tidak putus asa. Dan sekalipun air mengalami suatu kemustahilan untuk mengatasi masalahnya, padanya masih dikaruniakan kemampuan untuk merubah diri menjadi uap.





CINTA Tidak Selalu Berwujud Bunga


Suami saya adalah seorang insinyur, saya mencintai sifatnya yang alami dan saya menyukai perasaan hangat yang muncul dihati saya ketika saya bersandar di bahunya yang bidang.

Tiga tahun dalam masa perkenalan, dan dua tahun dalam masa pernikahan, saya harus akui, bahwa saya mulai merasa lelah, alasan - alasansaya mencintainya dulu telah berubah menjadi sesuatu yang menjemukan.

Saya seorang wanita yang sentimentil dan benar - benar sensitif serta berperasaan halus. Saya merindukan saat-saat romantis seperti seorang anak yang menginginkan permen. Tetapi semua itu tidak pernah saya dapatkan. Suami saya jauh berbeda dari yang saya harapkan. Rasa sensitif-nya kurang. Dan ketidakmampuannya dalam menciptakan suasana yang romantis dalam pernikahan kami telah mementahkan semua harapan saya akan cinta yang ideal.

Suatu hari, saya beranikan diri untuk mengatakan keputusan saya kepadanya, bahwa saya menginginkan perceraian. "Mengapa?", dia bertanya dengan terkejut. "Saya lelah, kamu tidak pernah bisa memberikan cinta yang saya inginkan" Dia terdiam dan termenung sepanjang malam di depan komputernya, tampak seolah-olah sedang mengerjakan sesuatu, padahal tidak.

Kekecewaan saya semakin bertambah, seorang pria yang bahkan tidak dapat mengekspresikan perasaannya, apalagi yang bisa saya harapkan darinya? Dan akhirnya dia bertanya, "Apa yang dapat saya lakukan untuk merubah pikiranmu?".

Saya menatap matanya dalam-dalam dan menjawab dengan pelan, "Saya punya pertanyaan, jika kau dapat menemukan jawabannya di dalam hati saya, saya akan merubah pikiran saya: Seandainya, saya menyukai setangkai bunga indah yang ada di tebing gunung dan kita berdua tahu jika kamu memanjat gunung itu, kamu akan mati. Apakah kamu akan melakukannya untuk saya?"

Dia termenung dan akhirnya berkata, "Saya akan memberikan jawabannya besok." Hati saya langsung gundah mendengar responnya. Keesokan paginya, dia tidak ada dirumah, dan saya menemukan selembar kertas dengan coret - coretan tangannya dibawah sebuah gelas yang berisi susu hangat yang bertuliskan....

"Sayang, saya tidak akan mengambil bunga itu untukmu, tetapi ijinkan saya untuk menjelaskan alasannya."

Kalimat pertama ini menghancurkan hati saya. Saya melanjutkan untuk membacanya.

"Kamu bisa mengetik di komputer dan selalu mengacaukan program di PC-nya dan akhirnya menangis di depan monitor, saya harus memberikan jari - jari saya supaya bisa membantumu dan memperbaiki programnya."

"Kamu selalu lupa membawa kunci rumah ketika kamu keluar rumah, dan saya harus memberikan kaki saya supaya bisa mendobrak pintu, dan membukakan pintu untukmu ketika pulang."

"Kamu suka jalan - jalan ke luar kota tetapi selalu nyasar di tempat-tempat baru yang kamu kunjungi, saya harus menunggu di rumah agar bisa memberikan mata saya untuk mengarahkanmu."

"Kamu selalu pegal - pegal pada waktu 'teman baikmu' datang setiap bulannya, dan saya harus memberikan tangan saya untuk memijat kakimu yang pegal."

"Kamu senang diam di rumah, dan saya selalu kuatir kamu akan menjadi 'aneh'. Dan harus membelikan sesuatu yang dapat menghiburmu di rumah atau meminjamkan lidahku untuk menceritakan hal-hal lucu yang aku alami."

"Kamu selalu menatap komputermu, membaca buku dan itu tidak baik untuk kesehatan matamu, saya harus menjaga mata saya agar ketika kita tua nanti, saya masih dapat menolong mengguntingkan kukumu dan mencabuti ubanmu."

"Tanganku akan memegang tanganmu, membimbingmu menelusuri pantai, menikmati matahari pagi dan pasir yang indah. Menceritakan warna - warna bunga yang bersinar dan indah seperti cantiknya wajahmu".

"Tetapi sayangku, saya tidak akan mengambil bunga itu untuk mati. Karena, saya tidak sanggup melihat air matamu mengalir menangisi kematianku."

"Sayangku, saya tahu, ada banyak orang yang bias mencintaimu lebih dari saya mencintaimu."

"Untuk itu sayang, jika semua yang telah diberikan tanganku, kakiku, mataku, tidak cukup bagimu.Aku tidak bisa menahan dirimu mencari tangan, kaki, dan mata lain yang dapat membahagiakanmu."

Air mata saya jatuh ke atas tulisannya dan membuat tintanya menjadi kabur, tetapi saya tetap berusaha untuk membacanya. "Dan sekarang, sayangku, kamu telah selasai membaca jawaban saya. Jika kamu puas dengan semua jawaban ini, dan tetap menginginkanku untuk
tinggal di rumah ini, tolong bukakan pintu rumah kita, saya sekarang sedang berdiri disana menunggu jawabanmu."

"Jika kamu tidak puas, sayangku, biarkan aku masuk untuk membereskan barang-barangku, dan aku tidak akan mempersulit hidupmu. Percayalah, bahagiaku bila kau bahagia.".

Saya segera berlari membuka pintu dan melihatnya berdiri di depan pintu dengan wajah penasaran sambil tangannya memegang susu dan roti kesukaanku. Oh, kini saya tahu, tidak ada orang yang pernah mencintai saya lebih dari dia mencintaiku.Itulah cinta, di saat kita merasa cinta itu telah berangsur-angsur hilang dari hati kita karena kita merasa dia tidak dapat memberikan cinta dalam wujud yang kita inginkan, maka cinta itu sesungguhnya telah hadir dalam wujud lain yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya.

Seringkali yang kita butuhkan adalah memahami wujud cinta dari pasangan kita, dan bukan mengharapkan wujud tertentu. Karena cinta tidak selalu harus berwujud "bunga".









Si Kikir dan malaikat


Setelah bekerja keras, berdagang dan menjadi rentenir, si kikir telah menumpuk harta, tiga ratus ribu dinar. Ia memiliki tanah luas, beberapa gedung, dan segala macam harta benda. Kemudian ia memutuskan untuk beristirahat selama satu tahun, hidup nyaman, dan kemudian menentukan tentang masa depannya.

Tetapi, segera setelah ia berhenti mengumpulkan uang, Malaikat Maut muncul di hadapannya untuk mencabut nyawanya. Si kikir pun berusaha dengan segala daya upaya agar Malaikat Maut itu tidak jadi menjalankan tugasnya.

Si kikir berkata, "Bantulah aku, barang tiga hari saja. Maka aku akan memberimu sepertiga hartaku."Malaikat Maut menolak, dan mulai menarik nyawa si kikir.

Kemudian si kikir memohon lagi, "Jika engkau membolehkan aku tinggal dua hari saja, akan kuberi engkau dua ratus ribu dinar dari gudangku.

"Tetapi Malaikat Maut pantang menyerah dan tak mau mendengarkannya. Bahkan ia menolak memberi tambahan satu hari demi tiga ratus ribu dinar dari si Kikir.

Akhirnya si kikir menulis berkata, "Kalau begitu, tolong beri aku waktu untuk menulis sebentar."

Kali ini Malaikat Maut mengijinkannya, dan si kikir menulis dengan darahnya sendiri: "Wahai manusia, manfaatkanlah hidupmu. Aku tidak dapat membelinya dengan tiga ratus ribu dinar. Pastikan engkau menyadari nilai dari waktu yang engkau miliki."

Kolose 4:5 Hiduplah dengan penuh hikmat terhadap orang-orang luar, pergunakanlah waktu yang ada.

Efesus 5:16 dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat.
Setelah bekerja keras, berdagang dan menjadi rentenir, si kikir telah menumpuk harta, tiga ratus ribu dinar. Ia memiliki tanah luas, beberapa gedung, dan segala macam harta benda. Kemudian ia memutuskan untuk beristirahat selama satu tahun, hidup nyaman, dan kemudian menentukan tentang masa depannya.

Tetapi, segera setelah ia berhenti mengumpulkan uang, Malaikat Maut muncul di hadapannya untuk mencabut nyawanya. Si kikir pun berusaha dengan segala daya upaya agar Malaikat Maut itu tidak jadi menjalankan tugasnya.

Si kikir berkata, "Bantulah aku, barang tiga hari saja. Maka aku akan memberimu sepertiga hartaku."Malaikat Maut menolak, dan mulai menarik nyawa si kikir.

Kemudian si kikir memohon lagi, "Jika engkau membolehkan aku tinggal dua hari saja, akan kuberi engkau dua ratus ribu dinar dari gudangku.

"Tetapi Malaikat Maut pantang menyerah dan tak mau mendengarkannya. Bahkan ia menolak memberi tambahan satu hari demi tiga ratus ribu dinar dari si Kikir.

Akhirnya si kikir menulis berkata, "Kalau begitu, tolong beri aku waktu untuk menulis sebentar."

Kali ini Malaikat Maut mengijinkannya, dan si kikir menulis dengan darahnya sendiri: "Wahai manusia, manfaatkanlah hidupmu. Aku tidak dapat membelinya dengan tiga ratus ribu dinar. Pastikan engkau menyadari nilai dari waktu yang engkau miliki."

Kolose 4:5 Hiduplah dengan penuh hikmat terhadap orang-orang luar, pergunakanlah waktu yang ada.

Efesus 5:16 dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat.

Test Sebelum masuk surga


Ada 3 lelaki,
1, George America phisolopy,
2, Charles English pakar matematika.
3, A lung Chinese tukang Bakpao.

Mereka meninggal dunia, kemudian mereka bertemu Malaikat di pintu sblh kanan, dan iblis di pintu sblh kiri,


Kemudian malaikat angkat bicara;
Karena surga kapasitasnya terbatas maka kalian harus bisa menundukan iblis!!!

Dengan Congkak si Iblis menantang 3 orang tersebut, ayo siapa yang duluan???

Philosof angkat tangan duluan,
"Oke iblis, apakah kmu bisa memberikan buku lengkap dari Socrates dalam waktu 1 detik!!!
Dengan hanya ketukan jari, sebuah buku muncul dekat philosopy tsb.
Kemudian dia membaca dan mengatakan buku tersebut adalah benar.

Kemudian si philosof ditendang ke neraka..

Giliran pakar matematika;
"Coba jawab formula penghitungan yang paling canggih ini dalam waktu 1 detik!!!"
Sambil memberikan secarik kertas kepada iblis.
Dengan ketukan jari kertas yang sudah berisi jawaban diberikan kepada sang pakar matematika.

Setelah dicek ternyata hasilnya benar.

Al hasil pakar matematika menyusul si philosof ke neraka.

Kesempatan terakhir untuk tukang bakpao;
Dengan santainya tukang bakpao angkat bicara.
"Berikan saya sebuah kursi!!".

Tring... Dlm sekejap Kursi ada di hadapan, kemudian,
"Sekarang buatkan 7 lobang di kursi tsb !
Dgn ketukan jari maka jadilah 7 lobang di kursi yg ada dihadapannya.
Lalu ia duduk di kursi tsb. Dan kentut dgn keras. Setelah berdiri bertanya kepada si iblis,
"Dari lubang mana kentut saya keluar?"

Si iblis mengecek sejenak di kursi tsb. dan kemudian menjawab 'Kentutmu keluar dari lobang ketiga dari sebelah kanan'.

'Wkwkwkwk Alung tertawa sambil melenggang masuk ke pintu surga,
SALAH BESAR, kata Alung itu. Kentut tadi keluar dari lubang di pantat saya!!

Ingat BEBEK


Ada seorang bocah laki-laki sedang berkunjung ke kakek
dan neneknya dipertanian mereka. Dia mendapat sebuah
katapel untuk bermain-main di hutan. Dia berlatih dan
berlatih tetapi tidak pernah berhasil mengenai
sasaran. Dengan kesal dia kembali pulang untuk makan
malam.

Pada waktu pulang, dilihatnya bebek peliharaan
neneknya. Masih dalam keadaan kesal, dibidiknya bebek
itu dikepala, matilah si bebek. Dia terperanjat dan
sedih.
Dengan panik, disembunyikannya bangkai bebek didalam
timbunan kayu, dilihatnya ada kakak perempuannya
mengawasi. Sally melihat semuanya, tetapi tidak
berkata apapun.

Setelah makan, nenek berkata, "Sally, cuci piring."

Tetapi Sally berkata, "Nenek, Johnny berkata bahwa dia
ingin membantu didapur, bukankah demikian Johnny?" Dan
Sally berbisik, "Ingat bebek?"

Jadi Johnny mencuci piring.

Kemudian kakek menawarkan bila anak-anak mau pergi
memancing, dan nenek berkata, "Maafkan, tetapi aku
perlu Sally untuk membantu menyiapkan makanan."

Tetapi Sally tersenyum dan berkata, "Tidak apa-apa,
karena Johnny memberitahu kalau ingin membantu."
Kembali dia berbisik, "Ingat bebek?"

Jadi Sally pergi memancing dan Johnny tinggal dirumah.

Setelah beberapa hari Johnny mengerjakan
tugas-tugasnya dan juga tugas-tugas Sally, akhirnya
dia tidak dapat bertahan lagi.Ditemuinya nenek dan
mengaku telah membunuh bebek neneknya dan meminta
ampun.

Nenek berlutut dan merangkulnya, katanya, "Sayangku,
aku tahu. Tidakkah kau lihat, aku berdiri dijendela
dan melihat semuanya. Karena aku mencintaimu, aku
memaafkan. Hanya aku heran berapa lama engkau akan
membiarkan Sally memanfaatkanmu."

Aku tidak tahu masa lalumu. Aku tidak tahu dosa apakah
yang dilemparkan musuh kemukamu. Tetapi apapun itu,
aku ingin memberitahu sesuatu. Tuhan juga
selalu berdiri di'jendela'. Dan Dia melihat segalanya.

Dan karena Dia mencintaimu, Dia akan mengampunimu bila
engkau memintanya. Hanya Dia heran melihat berapa lama
engkau membiarkan musuh memperbudakmu.

Hal yang luar biasa adalah Dia tidak hanya mengampuni,
tetapi Dia juga tiak mengingat-ingat lagi dosamu."

Tuesday, February 22, 2011

CINTA


Sekelompok profesional mengajukan pertanyaan ini kepada sekelompok anak-anak yang berusia 4-8 tahun, "Apa artinya cinta?" Jawaban yang mereka miliki lebih luas dan lebih dalam daripada yang dapat dibayangkan. Perhatikanlah, bagaimana menurutmu:

"Ketika Nenek saya mendapat penyakit arthritis, dia tidak bisa membungkuk dan mengecat kuku kakinya lagi. Jadi kakek saya melakukan itu semua untuknya bahkan walaupun tangannya terkena arthritis, juga. Itulah Cinta"
Rebecca - 8 tahun

“Ketika seseorang mencintai kamu, cara mereka menyebut namamu akan berbeda. Kamu akan tahu bahwa namamu aman di mulut mereka.”
Billy – 4 tahun

"Cinta adalah ketika kamu pergi keluar untuk makan dan memberikan seseorang sebagian besar French Fries kamu tanpa mau meminta mereka untuk memberikan makanannya juga."
Chrissy – 6 tahun

"Cinta adalah apa yang membuatmu tersenyum walaupun kamu sedang lelah."
Terri – 4 tahun

"Cinta adalah ketika ibu saya membuatkan kopi untuk papa dan dia menyicipnya sebelum memberikannya kepada papa, untuk memastikan bahwa rasanya OK."
Danny – 7 tahun

"Jika kamu ingin belajar mencintai yang lebih lagi, kamu harus memulainya dengan seorang teman yang kamu benci."
Nikka – 6 tahun

"Cinta adalah ketika kamu memberitahu seorang pria bahwa kamu menyukai kemejanya, lalu dia memakainya setiap hari."
Noelle – 7 tahun

"Cinta itu seperti wanita tua dan seorang pria tua yang masih tetap berteman bahkan setelah mereka saling mengenal dengan baik."
Tommy – 6 tahun

"Selama resital piano, saya berada di atas panggung dan takut. Saya melihat semua orang menonton saya dan melihat ayah melambaikan tangan dan tersenyum. Dia adalah satu-satunya melakukan itu. Saya tidak takut lagi."
Cindy – 8 tahun

"Ibu saya mencintai saya lebih dari siapa pun. Anda tidak melihat orang lain lagi yang akan mencium saya saat terlelap di malam hari"
Clare – 6 tahun

"Cinta adalah ketika ibu memberikan papa potongan ayam yang terbaik."
Elaine- 5 tahun

"Cinta adalah ketika Ibu melihat Ayah yang sedang bau dan berkeringat, dan masih mengatakan bahwa dia lebih tampan daripada Robert Redford."
Chris – 7 tahun

"Cinta adalah ketika seekor anak anjing menjilati wajahmu bahkan setelah kamu meninggalkannya sendirian sepanjang hari."
Mary Ann – 4 tahun

"Saya tahu kakakku mencintaiku karena dia memberikan semua pakaian lamanya dan pergi keluar untuk membeli yang baru."
Lauren – 4 tahun

"Ketika kamu mencintai seseorang, bulu matamu naik dan turun lalu bintang-bintang kecil keluar dari kamu "
Karen – 7 tahun

"Cinta adalah ketika Ibu melihat Ayah di toilet dan dia tidak menganggap itu kotor."
Mark – 6 tahun

"Kamu benar-benar tidak perlu mengucapkan "Aku cinta kamu” jika kamu tidak serius. Tetapi jika memang kamu bersungguh-sungguh, kamu harus sering mengucapkannya. Karena manusia dapat lupa"
Jessica – 8 tahun

Dan yang terakhir - Penulis dan dosen Leo Buscaglia membicarakan tentang suatu kontes, dimana ia diminta untuk menilai (juri). Tujuan kontes ini adalah untuk menemukan anak yang paling paling memiliki kepedulian (ini akan meluluhkan hati Anda). Pemenangnya adalah seorang anak berusia empat tahun yang tetangga depannya adalah seorang pria tua yang baru saja kehilangan istrinya. Setelah melihat kakek itu menangis, anak kecil ini pergi ke halaman pria tua itu, naik ke pangkuannya, dan hanya duduk di sana. Ketika ibunya bertanya kepadanya apa yang ia katakan kepada sang kakek, anak kecil itu berkata, "tidak ada, aku hanya membantunya menangis."

Surat Cinta


Mbak Sum bermaksud memutuskan hubungan dengan kekasihnya bernama Robbie, seorang bule dari Amerika.

Akan tetapi dia tak sanggup untuk bertemu muka dengan kekasihnya. Mbak Sum menulis surat dengan berbekal pengetahuan bahasa Inggris dan kamus tebal.

Isi suratnya sebagai berikut:

Hi Robbie, with this letter I want to give know you
(Hai Robbie, bersama surat ini saya ingin memberitahu kamu)

I WANT TO CUT CONNECTION US
(SAYA INGIN MEMUTUSKAN HUBUNGAN KITA)

I have think this very cook cook
(Saya telah memikirkan hal ini masak-masak)

I know my love only clap half hand
(Saya tahu cinta saya hanya bertepuk sebelah tangan)

Correctly, I have see you go with a woman entertainment at town with my eyes and head myself
(Sebenarnya, saya telah melihat kamu pergi bersama seorang wanita penghibur dI kota dengan mata kepala saya sendiri)

You always ask apology back back times
(Kamu selalu minta maaf berulang-ulang kali)

You eyes drop tears crocodile
(Matamu mencucurkan airmata buaya)

You correct correct a man crocodile land
(Kamu benar-benar seorang lelaki buaya darat)

My Friend speak you play fire
(Teman saya bilang kamu bermain api)

Now I know you correct correct play fire
(Sekarang saya tahu kamu benar-benar bermain api)

So, I break connection and pull body from love triangle this
(Jadi, saya putuskan hubungan dan menarik diri dari cinta segitiga ini)

I know result I pick this very correct, because you love she very big from me
(Saya tahu keputusan yang saya ambil ini benar, karena kamu mencintai dia lebih besar dari saya)

But I still will not go far far from here
(Namun saya tetap tidak akan pergi jauh-jauh dari sini)

I don’t want you play play with my liver
(Saya tidak ingin kamu main-main dengan hati saya)

I have been crying night night until no more eye water thinking about your body
(Saya menangis bermalam-malam sampai tidak ada lagi airmata memikirkan dirimu)

I don’t want to sick my liver for two times
(Saya tidak mau sakit hati untuk kedua kalinya)

Safe walk, Robbie!
(Selamat jalan, Robbie!)

Girl friend of your liver
(Kekasih hatimu)

Note:
This river I forgive you, next river I kill you!
(kali ini aku maafkan kamu, lain kali kubunuh kau!)

Berpikir Sederhana


Terpetik sebuah kisah, seorang pemburu berangkat ke hutan dengan membawa busur dan tombak. Dalam hatinya dia berkhayal mau membawa hasil buruan yang paling besar, yaitu seekor rusa. Cara berburunya pun tidak pakai anjing pelacak atau jaring penyerat, tetapi menunggu di balik sebatang pohon yang memang sering dilalui oleh binatang-binatang buruan.

Tidak lama ia menunggu, seekor kelelawar besar kesiangan terbang hinggap di atas pohon kecil tepat di depan si pemburu. Dengan ayunan parang atau pukulan gagang tombaknya, kelelawar itu pasti bisa diperolehnya. Tetapi si pemburu berpikir, "untuk apa merepotkan diri dengan seekor kelelawar? Apakah artinya dia dibanding dengan seekor rusa besar yang saya incar?"

Tidak lama berselang, seekor kancil lewat. Kancil itu sempat berhenti di depannya bahkan menjilat-jilat ujung tombaknya tetapi ia berpikir, "Ah, hanya seekor kancil, nanti malah tidak ada yang makan, sia-sia." Agak lama pemburu menunggu. Tiba-tiba terdengar langkah-langkah kaki binatang mendekat, pemburupun mulai siaga penuh,tetapi ternyata, ah… kijang. Ia pun membiarkannya berlalu. Lama sudah ia menunggu, tetapi tidak ada rusa yang lewat, sehingga ia tertidur.

Baru setelah hari sudah sore, rusa yang ditunggu lewat. Rusa itu sempat berhenti di depan pemburu, tetapi ia sedang tertidur. Ketika rusa itu hampir menginjaknya, ia kaget. Spontan ia berteriak, Rusa!!!" sehingga rusanya pun kaget dan lari terbirit-birit sebelum sang pemburu menombaknya. Alhasil ia pulang tanpa membawa apa-apa.

Banyak orang yang mempunyai idealisme terlalu besar untuk memperoleh sesuatu yang diinginkannya. Ia berpikir yang tinggi-tinggi dan bicaranya pun terkadang sulit dipahami. Tawaran dan kesempatan-kesempatan kecil dilewati begitu saja, tanpa pernah berpikir bahwa mungkin di dalamnya ia memperoleh sesuatu yang berharga. Tidak jarang orang orang seperti itu menelan pil pahit karena akhirnya tidak mendapatkan apa-apa.

Demikian juga dengan seseorang yang mengidamkan pasangan hidup, yang mengharapkan seorang gadis cantik atau perjaka tampan yang alim, baik, pintar dan sempurna lahir dan batin, harus puas dengan tidak menemukan siapa-siapa.